The Beauty of Surah Ar Rahman
Have you ever heard surah Ar-Rahman?
First time I heard this, I can't stop crying.
Padahal saya ga ngerti bahasa Arab. Tapi alunan suara ini seperti mengantar pesan yang dimengerti oleh sel-sel tubuh saya. Mereka seolah mengerti mana lafadz yang berisi kabar gembira dan mana yang berisi ancaman. And I just can't stop crying.
Padahal surat ini berisi pengulangan-pengulangan kata, yang seharusnya membuat orang kebosanan mendengarkan. Tapi justru kata yang diulang-ulang itu menjadi ujung tombak yang menghujam dahsyat tepat di titik aduh.
Lalu saya membuka mushaf terjemahan. Mencari tahu tentang apa surat ini bercerita.
1. (Rabb) Yang Maha Pemurah.
2. Yang telah mengajarkan Al-Qur’an.
3. Dia menciptakan manusia.
4. Mengajarnya pandai berbicara.
5. Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.
6. Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya.
7. Dan langit telah ditinggikan-Nya dan Dia ciptakan keseimbangan.
8. agar kamu jangan merusak keseimbangan itu.
9. Dan tegakkanlah timbangan dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.
10. Dan bumi telah dibentangkan-Nya untuk makhluk(Nya).
11. di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.
12. Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
13. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
14. Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
15. Dia menciptakan jin dari nyala api tanpa asap.
16. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
17. Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Rabb yang memelihara kedua tempat terbenamnya
18. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
19. Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
20. antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing
21. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
22. (Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.
23. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
24. Dan kepunyaan-Nyalah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.
25. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
26. Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
27. Dan tetap kekal Wajah Rabbmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan tetap kekal.
28. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
29. Semua yang ada di langit di bumi selalu minta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.
30. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
31. Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu wahai golongan manusia dan jin.
32. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
33. Wahai golongan jin dan manusia,jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan (dari Allah).
34. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
35. Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (daripadanya).
36. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
37. Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
38. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
39. Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.
40. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
41. Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka.
42. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
43. Inilah neraka jahannam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.
44. Mereka berkeliling diantaranya dan diantara air yang mendidih yang memuncak panasnya.
45. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
46. Dan bagi orang yang takut saat menghadap Rabbnya ada dua surga
47. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
48. kedua surga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan.
49. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
50. Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir.
51. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
52. Di dalam kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasang-pasangan.
53. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
54. Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutra.
55. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
56. Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka dan tidak pula oleh jin.
57. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
58. Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan
59. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
60. Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).
61. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
62. Dan selain dari surga itu ada dua surga lagi
63. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
64. kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya,
65. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
66. Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang memancar.
67. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
68. Di dalam keduanya ada (macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.
69. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
70. Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik.
71. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
72. Bidadari-bidadari yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah.
73. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
74. Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka dan tidak pula oleh jin.
75. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
76. Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani yang indah.
77. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
78. Maha Agung nama Rabbmu Yang Mempunyai Kebesaran dan Karunia.
Perasaan saya teraduk-aduk membaca terjemahan surat Ar Rahman, kemudian saya jadi berpikir.. seandainya saya hidup 1500 tahun yang lalu, pada zaman Rasulullah berdakwah, apakah saya termasuk ke dalam orang-orang yang ikut memperolok dan mengatakan bahwa Muhammad adalah penyair gila, ataukah saya termasuk ke dalam golongan pengikutnya yang setia dan beriman terhadap segala perkataan beliau?
Bukankah tidak mudah untuk mempercayai begitu saja apapun yang berkaitan dengan keimanan?
1500 tahun yang lalu, ketika manusia-manusia padang pasir yang tidak mengenal lautan mendengar 'ada dua lautan yang mengalir, lalu keduanya bertemu namun tidak menyatu'. Omong kosong macam apa itu?
1500 tahun yang lalu ketika belum ada NASA, orang yang mengaku nabi ini berbicara tentang nebula-nebula yang diumpamakan sebagai mawar merah dan kilapan minyak apalah itu,bukankah sungguh absurd dan mengada-ada?
Lalu air mata saya menderas membayangkan perjuangan manusia hebat itu menghadapi kaum yang sulit ditata. Beban seberat apa yang dipikulkan dunia kepada pundaknya? Dan iman semurni apa yang dimiliki para pengikutnya tanpa ada teknologi futuristis yang bisa membuktikan segala perkataan Rasul pada masa itu?


Komentar
Posting Komentar