Hijrah menuju Fitrah

Ketika kita kembali mengikrarkan syahadat setelah lama terlalaikan, kita sedang melakukan reuni dengan fitrah. Reuni yang juga berarti salam perpisahan dengan 'yang bukan fitrah'. Karena yang bukan fitrah kadang datang menggusur fitrah dari kedudukan yang semestinya.

Fitrah adalah kembali ke asal kejadian penciptaan manusia. Fitrah berarti kembalinya manusia kepada jati diri dan asal penciptaannya. Seseorang yang kembali kepada fitrahnya, mempunyai makna ia berkatarsis mencari kesucian, keyakinan yang asli, sebagaimana pada saat ia dilahirkan. 

"Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, kecuali orang tuanya yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi.” (HR Bukhari)

Jika kita mengupas habis apa itu manusia, konsep jiwa dan apa kebutuhannya, apa itu tujuan penciptaan, dan segala esensi dari penciptaan dan keberakhiran, maka kau akan jatuh cinta dengan islam. Islam menyajikan jawaban yang lengkap dan komprehensif, sederhana, rasional, solutif dan aplikatif.


Islam?
Jadi, apa itu islam?
Islam adalah cara hidup yang membebaskan manusia dari penghambaan terhadap sesama manusia atau makhluk, terhadap sistem-sistem dan ideologi buatan manusia, terhadap kebendaan dan materialisme, terhadap takhayul dan mythology. Islam membebaskan manusia dari keterbelengguan dan kesengsaraan menuju penghambaan terhadap Sang Pencipta yang Esa. Satu. Ahad. Tunggal. Menuju penghambaan terhadap tempat kita bermula dan tercipta. Bukankah itu lebih dari sekedar selamat? Keselamatan hidup. Keselamatan mati.

Dengarlah cerita dari para muallaf sejati, kisah-kisah tentang petunjuk dan ujian. Dengarlah mereka yang berpisah dengan orang-orang yang tercinta, dengarlah mereka yang dari kemewahan diusir menuju kefakiran demi ridha Allah. Ketika harga kebenaran adalah sebuah pengusiran atau bahkan kematian. Dengarlah agar Allah memahamkan kita akan ayatNya yg mulia:

"Kalian sungguh-sungguh akan diuji terhadap harta dan diri kalian. Dan kalian sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kalian dan orang-orang musyrik, gangguan yang banyak lagi menyakitkan hati.." (QS. Al Imran: 186)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

shitty day

Apa itu bahagia?

Kenapa Menulis??