Sebuah Kotak di Kolong Kasur
Gadis itu
bermimpi...
tidur diatas
tanah liat berwarna coklat yang terasa dingin di kulit ari-nya. Sangat dingin. Tanah itu seperti dierami freezer raksasa.
Terdengar
backsound musik korsel yang bernada sedikit mistik, tapi menenangkan.
Ia pun
merubah posisi tidur dari telentang menjadi tengkurap.
Ia lipat
kedua tangan untuk menopang dagunya.
Ia
perhatikan tanah liat yang dingin itu...
*colek,
Rasanya seperti ice cream baskin n robins.
Lalu ia
bahagia dan tersenyum-senyum sendirian. Ia kembali terlentang dan
menggerak-gerakan tangan dan kakinya ke atas dan kebawah secara bersamaan, seperti jentik2 nyamuk yang
berenang-renang di atas air bak, sambil bernyanyi,"row row row your boat gently
down the stream..merily merily merily, life is just a dream"
Crang! Terdengar suara gaduh di dapur.
Ia tersentak
dan terbangun.
'Terimakasih,tikus-tikus
usil, kalian membangunkan tidurku yang indah'
Dengan
langkah gontai ia meninggalkan ranjang. Bergadang dua malam membuat kakinya
gemetar. Hah, diumur belia seperti ini ia merasa seperti oma-oma yang ketergantungan tongkat
kayunya. Si ranjang yang posesif harus rela kehilangan tuannya di setiap pukul
2 dini hari. Kembali memacul dengan komputer lipatnya dan berciuman dengan
gelas nescafe.
Tidak terasa
hidup ini menjadi sangat standar. Ia terjebak di kehidupan yang membosankan.
Bangun pagi, pulang malam tanpa tenaga,
tertidur seperti orang mati, atau tetap bergadang, bekerja seperti mesin.
Esoknya begitu lagi lagi dan lagi. Modus pengulangan tanpa variasi.
Sampai-sampai ia
lupa menegur kucing-kucing di jalanan..
Hmf...
ia rindu
dengan suatu tempat terselubung yang sangat indah. Dan tempat terselubung itu
tidak seperti yang kau banyangkan. Tempat itu seperti sebuah kotak, 20x20 cm,
yang selalu kau taruh di bawah ranjang tidurmu.
Ya..memang dari luar kotak itu terlihat sangat kecil. Tapi jika kau
menemukan pintu masuk ke dalamnya, tubuh mu akan meyusut, mengecil, kau akan
merasa yang kecil tak lain adalah tubuhmu, sedangkan kotak tadi menjadi alam
yang tidak berbatas. Itu lah dirimu.
Ia yakin setiap orang punya masing-masing kotak
yang mereka taruh dikolong ranjangnya. Isi kotak itu bervariasi..tergantung
seperti apa pemilik kotak itu. Berada di kotak itu.. seperti menyelami dirimu
sendiri, mengenal dan menjadi sahabat dengan dirimu sendiri. Karena..boleh
jadi, dirimu sendiri adalah orang yang paling sulit dimengerti.
Bisa jadi
kotak itu hanya berisi koleksi buku dongeng pengantar tidur yang telah usang,
atau beberapa batang pensil warna, atau kamera usang deng film-film negatifnya,
atau bola basket yang harus dipompa lagi, atau foto-foto atau postcard berbagai
tempat di dunia yang harus dikunjungi? Semacam kenangan atau harapana yang
berwujud, yang bisa kau sentuh dan kau dekap
:)
Ada mereka
yang membiarkan kotak2 itu berdebu usang, hingga ia lenyap digerogoti rayap.
Ada pula mereka yang tetap menyimpannya apik hingga rambut-rambut mereka
memutih. Setiap orang pasti punya sebuah kotak. Pasti.
Ada pula
orang-orang yang hampir lupa bahwa mereka mempunyai kotak semacam itu. Mereka
membiarkan kerlipan kotak itu meredup. Jangaaan! Maukah kau kuberi tahu
sesuatu?
i
think, people who hating their life is peoples who know what they want, but
they're ignore it. making a thousand reasons to not catch it.
Mungkin
dengan membeli buku sihir, atau bercanda dengan warna-warni palet, atau menyapa
angin malam di alam terbuka, atau berjalan-jalan dengan kawan lama yang telah lama
menghilang...akan membantu membuat kotak itu kembali berwarna terang :)
*pic by gits
doodle

Woow...paragraph atas bikin sedikit bergidik, ada kesan mistis ;) *suka sama pic-nya
BalasHapusterimakasih.. Hehe, gambarnya culun padahal :p
BalasHapus