Terjarak

Memaksamu mendengarku
Seperti membunuh nyamuk dengan bom nuklir

Sebab aku kira kau duduk dihadapanku,
Di meja yang sama,
Memandang mataku,

Nyatanya tidak begitu. 
Kita berada di ruangan yang berbeda 

Lagi,
Kulitmu berselaput balon imajiner
Kedap udara
Tak tersentuh

Lagi, 
Tubuhmu dilindungi pagar besi
Membatasi 
Menghambari asa

Lagi,
Wangi tubuhmu sudah beribu mil jauhnya
Tidak berbeda jika besok ku lintas selat malaka

Kini kau tepat satu jengkal di sampingku
Namun nyatanya tidak begitu
Kita berada di ruangan yang berbeda 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

shitty day

Apa itu bahagia?

Kenapa Menulis??