Perpisahan

Aneh, pada saat kita hendak berbalik dan menutup pintu, mendadak ruang yang kita tinggalkan memunculkan keindahan yang selama ini entah bersembunyi di mana. (dee)

Perpisahan itu rasanya sakit kala kita terbangun dari tidur. Yang kau temukan adalah, dirimu sendiri di dalam ruangan, terbaring, lalu meringkuk. Padahal, baru kemarin, disaat kau terbangun dari tidur, ada orang lain yang terpekur disampingmu. Disaat kau membuka pintu kamar, ada orang lain yang duduk menatap televisi terbungkus oleh hingar bingar musik, lalu kau melongok ke ruang tamu, ada orang lain yang sibuk dengan komputer lipatnya...kini kau hendak ke kamar kecil, kau dapati ibu yang tersenyum menyapamu selamat pagi. Seperti biasa, wajahnya bening dan penuh ikhlas. Kau pun tersenyum balik. Kini kau di depan kamar kecil..menunggu. Ada seseorang dibalik pintu berwarna biru itu.

Matamu mengerjap, berusaha mengumpulkan nyawa. Tapi tetap, yang kau dapati adalah dirimu sendiri, tertidur lamanya, tanpa ada yang membangunkan atau membuat dirimu bangun, entah untuk shalat ataupun mendengar tawa membahana di ruang tengah sana.

Lalu pikiranmu berlari..mengingat-ingat apa yang terakhir kali terjadi..
Oia, perpisahan.

Kau menghembuskan nafasmu dengan kencang. Berusaha mengeluarkan perasaan yang mengusikmu. Entah itu sedih, atau kehilangan, atau, rindu mungkin. Tapi perasaan itu, tetap bergumul didadamu.

Begitulah, perpisahan...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

shitty day

Apa itu bahagia?

Kenapa Menulis??