si mantel putih
Hujan turun..
Meneduhkan hati yang kerontang
Dingin anginnya menerpa pipiku
Wangi tanah basah menyeruak mengelitik hidungku
Biru dan hijau berpendar diantara bulir-bulir air yang jatuh
Tiap bulirnya seperti dentingan harpa yang indah
Diantara gemericiknya hujan..
Kulihat si mantel putih
Di balik tudung putih yang berbulu itu,
Kutemukan wajah malaikat mendongak
Kerlingan matanya bening menyejukkan
Bibirnya yang merah mungil,
Rona pipinya seraya tersenyum
Bisa kulihat gigi putih mungilnya berjarak jarang
Si mantel putih dengan payung rendanya
Derap langkahnya yang berirama riang
Membuat rambut lurusnya teranggangguk-angguk
Stocking putihnya basah,tampaknya dia tidak peduli
Sepatu pantofel merahnya mengingatkanku pada dongeng Allice in wonderland
Sore yang dingin itu..
Mempertemukanku pada si mantel putih
Dengan ransel kuningnya
Dengan pantofel merahnya
Dengan wangi cherrynya
Membuatku tertegun
Ironis
Kehangatan di tengah dinginnya
Keceriaan di tengah mendungnya
Harapan di tengah keputus asaan

Komentar
Posting Komentar